Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2021

Mengatasi Perasaan Insecure Saat Anak Dekat dengan Pengasuh

  Sebagai ibu pekerja alias working mom, aku merasa galau banget ketika melihat anak lebih dekat dengan pengasuhnya . Kita ini ibunya loh, masa iya anak lebih suka main sama pengasuhnya daripada kita. Nyes hati ini. Langsung deh mikir, apakah aku bukan ibu yang baik? Perasaan ini mulai muncul ketika Rafa berumur 6-8 bulanan. Penyebab kedekatan Rafa sama pengasuhnya ini ada 2. Pertama, karena di umur 5 bulan, aku terpaksa meninggalkan Rafa selama 3 minggu full karena mengikuti pelatihan dasar CPNS, dan yang kedua, kurangnya special time yang aku berikan untuk Rafa.

Ketika Anak Sudah Siap Untuk Toilet Training

Tidak perlu memaksakan diri jadi Ibu yang sempurna, cukup jadi Ibu yang bahagia. Mungkin kalimat itu cocok untuk menggambarkan alasan aku baru mengenalkan toilet training ke anakku, Rafa di usianya yang sudah menginjak 2 tahun. Sebelumnya sudah ada beberapa pertanyaan dari keluarga kenapa kok Rafa masih  full pake diapers. Padahal, sepupu-sepupunya yang lain biasanya sudah mulai lepas diapers di umur maksimal 1,5 tahun. Dan jawaban aku sederhana, "karena sebagai ibunya, aku belum siap". Jujur, membayangkan bekas ompol di celana, rumah bau pesing lalu sibuk menggotong bocah ke kamar mandi sudah bikin aku capek sendiri. Jadi, daripada stress, pada saat itu aku berpikir biarlah waktu yang menjawab kapan sebaiknya toilet training ini dimulai.

Perjuangan Busui saat Latsar CPNS

 Jadi Busui pas latsar CPNS? Siap-siap aja ya sis, teguhkan hati, kuatkan jiwa dan raga. Hahaha. Tapi ini serius sih, pasti udah tau lah kalau latsar itu fungsinya selain belajar pengetahuan tentang nilai-nilai ANEKA dan tusi lainnya, juga belajar untuk disiplin dan kuat mental. Sebagai orang biasa yang sehat-sehat dan engga punya kewajiban lain, 3 minggu bakal terasa lama. Apalagi sebagai emak-emak yang punya anak bayi dan wajib pumping, 3 minggu itu rasanya kayak 3 tahun. Wkwkwk.