Ibu, Cinta Tanpa Akhir

"Selamat hari Ibu untuk seluruh wanita-wanita hebat khususnya untuk Ibuku tersayang. I Love you..."

Nggak kerasa udah 4 tahun ngelewatin hari Ibu di perantauan. Alhasil cuma bisa ngucapin selamat hari Ibu aja lewat telpon tanpa bisa ngasih apapun. Walaupun sebenernya masih belum bisa ngasih apa-apa sih kecuali cinta dan kasih sayang *cielah*. Ngomongin soal Ibu, aku memang punya hubungan khusus sama beliau yaitu hubungan ibu dan anak *kucing tetangga juga tau kaleee*. Kalau punya hubungan khusus, biasanya kan banyak kejadian yang berkesan tuh, jadi kali ini aku mau nyeritain salah satu moment kenapa Ibu itu spesial dan wanita terhebat yang pernah aku kenal.

Kopdar Blogger Nusantara 2013

Om Einstein pernah ngomong *tapi jangan ditanya ya ngomong sama siapa* "Anyone who has never made a mistake, has never tried anything new".

Jadi hari Sabtu dan Minggu kemarin, aku habis ngikutin acara kopdar Blogger Nusantara 2013. Kalau mau nyeritain acara detailnya, kayaknya bakal panjang banget dan nggak bisa selesai dalam satu hari. Lah, kan acaranya aja dua hari. Intinya itu acara keren banget. Kurang lebih 1000 blogger ikut hadir dalam acara itu. Awalnya sih aku daftar sebagai peserta, tapi tiba-tiba dapat sms dari mas Firmansyah (nama sebenarnya) yang koordinator sie LO  itu buat nawarin aku masuk sebagai anggota divisi tersebut. Singkat cerita jadilah aku LO di acara itu.

Terus hubungannya sama perkataan om Einstein? Mmm, sebenernya sih agak kurang relevan, tapi biar openingnya keren jadi ngutip kata-kata itu aja. Hihi.

Resolusi Tahun Baru

Gimana perasaanmu kalau udah susah payah nulis panjang lebar, mau dipublish, kemudian nggak sengaja malah nge klik delete. Gimana?? GIMANA??!! Sedih kan? Itulah yang saat ini ku rasakan. 

Rasanya aku pengen banting wajan di dapur dan teriak "Kenapa ini harus terjadi??!!"

Tapi, itu nggak mungkin aku lakukan karena di rumah nggak ada wajan. Nggak lucu aja kalau harus ke tempat tetangga cuma buat numpang ngebanting wajannya. Akhirnya aku putuskan buat nulis ulang lagi kayak gini.
**
Jadi awalnya, aku ngerasa bersalah sama blog ku ini karena udah lama nggak menjamahnya. Berhubung belakangan ini lagi sok sibuk dengan perasaan galau yang (semoga) nggak berkepanjangan.

Sebenernya yang bikin orang galau itu apa sih? Ditinggal pacar? *Ah, basi*

Terus? Ooh, belum dikirim duit bulanan? *ini sih galaunya anak kosan*

Atau galau karena 2013 udah mau selesai dan lo masih belum punya pacar? *ah elah, malah curcol lagi*

Cerita ABG : Masa Pancaroba

Sebenernya agak bingung mau memulai cerita ini darimana. Permasalahannya adalah mau nyeritain apa aja aku belum tau, nah gimana bisa mulai cerita ya.

Hmmm, jadi setelah mematung di depan laptop agak lama sambil memandangi cermin, aku tiba-tiba mendapat ide cemerlang.

Gimana kalau laptopnya dimatiin aja? *saking stressnya ga dapet ide nge-blog*.

Tapi sisi lain dari diriku mulai berontak. Ini nggak bisa dibiarkan! Kalau males gini terus gimana bisa ikut program PKK nya warung blogger?

Nah, Warung Blogger sekarang sedang menggiatkan program kece yang berjudul PKK yaitu Peduli Kata Kunci. Pada program itu, kita sebagai blogger ingin melengserkan artikel-artikel negatif di mesin pencarian google dengan kata kunci tertentu dan mengganti dengan konten yang lebih berbobot dan positif. Nah, kata kunci kali ini adalah cerita ABG. 

Sebagai blogger dan warga negara yang baik, aku bertekad harus ikut berpartisipasi demi memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia! Waow, betapa nasionalisnya tulisanku kali ini. Hihi.

Wisuda, Bunga dan Es Teh


Bagi sebagian orang, wisuda merupakan moment-moment bersejarah yang selayaknya dirayakan. Bagi sebagian yang lain, wisuda merupakan peluang untuk meraup keuntungan. Sebagiannya lagi merasa kalo wisuda adalah saat yang tepat untuk mencari pasangan *kedip-kedip mata* *kemudian dilempar obat tetes mata*.

Welcome to New House!!

Cerita ini berawal dari suatu pagi yang memaksa aku untuk membuka mata dari tidur. Tiba-tiba semuanya terasa aneh dan percakapan ini pun terjadi.

"Aku dimana?"

Hening. Nggak ada yang ngejawab. Akhirnya kuulangi sekali lagi dengan kalimat berbeda.

"Dimana aku?"

Tetap nggak ada yang ngejawab. Akhirnya aku sadar di kamar yang asing itu, aku sendirian. Oke, mungkin ini saatnya untuk aku kembali memejamkan mata dan melanjutkan tidurku.
-THE END-